IBX5980432E7F390 Produk dan Proses Kerajinan Berbasis Media Campuran - Serhamo - Resep Masakan Sederhana , Resep Masakan Harian Dan Resep Hari Ini

Produk dan Proses Kerajinan Berbasis Media Campuran

Dalam berkarya tidak terlepas pada rancangan. Rancangan adalah suatu gambar rencana atau gambar bagan yang harus diikuti dalam proses menciptakan karya nantinya. Gambar rencana ini sangat penting sebagai alat bantu memonitor diri sendiri semoga bekerja sesuai rencana. Seorang pengrajin mampu menciptakan lebih dari 10 sketsa untuk menghasilkan 1 produk kerajinan. Berikut ini akan dipelajari produk dan proses pembuatan kerajinan berbasis media campuran.

A. Batu
Batu yang digunakan sebagai kerajinan selain kerikil permata atau kerikil mulia juga ada batu akik. Batu permata bantu-membantu ialah sebuah mineral atau watu yang dibuat dari hasil proses geologi. Di Indonesia hanya beberapa tempat yang mengandung watu permata antara lain di provinsi Banten dengan kalimayanya (batu opal), di Lampung dengan kerikil jenis-jenis anggur yang menawan dan jenis cempaka, di Pulau Kalimantan dengan kecubungnya (amethys) dan intan (berlian).

Akik berasal dari kata agate atau agat yang artinya adalah sejenis mineral silika (SiO2)- yang lazim disebut kuarsa amorf atau kriptokristalin- berwarna dan berlapis. Daerah Kalimantan merupakan penghasil batu warna yang dinilai sangat unik. Dari kerikil-batuan  ini dihasilkan biang warna untuk banyak sekali jenis cat warna.

1) Bahan dan alat kerajinan kerikil
Bahan utama yang digunakan adalah watu, maka watu harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan kerikil harus diadaptasi dengan planning pembuatan produk kerajinan. Bahan adonan lainnya yaitu kayu, logam dan sebagainya.

2) Alat kerajinan watu
Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan watu membutuhkan alat khusus mulai alat pahat, gerinda, mesin pemotong batu dan sebagainya.

3) Produk kerajinan dari watu berbasis media campuran
Contoh produk yang mampu dihasilkan yaitu sebagai berikut :
Kerajinan Batu
B. Logam
Logam ialah unsur yang jumlahnya paling banyak di bumi ini. Jenis-jenis logam logam memiliki sifat dan kegunaanya masing-masing. Beberapa jenis logam diantaranya besi, alumunium, perunggu, timah, kobalt seng, tembaga dan logam yang lainnya.

Logam juga dipakai untuk pembuatan produk kerajinan. Daerah-daerah penghasil kerajinan dari logam diantaranya; emas terdapat di Kalimantan Selatan, Jawa, kerajinan perak terdapat di daerah Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Bali.

1) Bahan kerajinan logam
Bahan utama yang dipakai adalah logam, maka logam harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan logam harus diadaptasi dengan rencana pembuatan produk kerajinan. Bahan campuran lainnya ialah kain, rotan, batu, kerang, dan sebagainya.

2) Alat Kerajinan logam
Alat yang dipakai tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan logam membutuhkan alat khusus yang dari mulai alat penggiling logam menjadi plat, alat patri, tang lancip, penjepit dan sebagainya.

2) Produk kerajinan dari logam berbasis media campuran
Contoh produk yang dapat dihasilkan adalah sebagai berikut :
Bahan Logam
C. Plastik
Plastik sudah menjadi potongan hidup sekarang ini. Berbagai macam penggunaan plastik mulai dari untuk pembungkus kuliner, bahan kecantikan, alat-alat rumah tangga sampai alat dan perangkat
elektronik. Sifat plastik yang praktis dibuat, ringan praktis dan murah menjadi salah satu pertimbangan besarnya penggunaan barang berbahan plastik ini.

1) Bahan kerajinan dari plastik
Bahan utama yang digunakan ialah plastik, maka plastik harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan plastik harus diadaptasi dengan rencana pembuatan produk kerajinan seolah-olah botol, kantong, bekas perobotan rumah tangga dan sebagainya. Bahan adonan lainnya yaitu kayu, kain, logam dan sebagainya.

2) Alat kerajinan dari plastik
Alat yang dipakai tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan plastik tidak membutuhkan alat khusus. Biasanya yang digunakan adalah gunting, namun jika ingin digiling atau dipress maka perlu alat khusus, mampu pula dipanaskan semoga mampu dicetak

3) Produk kerajinan dari plastik berbasis media adonan
Contoh produk yang mampu dihasilkan ialah sebagai berikut :
Plastik
D. Kayu
Indonesia mempunyai hutan tropis yang menghasilkan kayu jati, kayu mahoni, kayu pinus, kayu, sawo, kayu nangka, kayu kelapa dan sebagainya. Kayu-kayu yang tergolong keras mampu dibuat karya kerajinan dengan teknik ukir atau pahat, selain itu juga mampu dengan teknik tempel atau sambung baik dengan perekat maupun dengan paku.

1) Bahan kerajinan kayu
Bahan utama yang digunakan ialah kayu, maka kayu harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan kayu harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan seolah-olah kayu jati, mahoni, kayu akasia, kayu jati landa dan sebagainya. Bahan gabungan lainnya ialah kulit, kain, logam dan sebagainya

2) Alat kerajinan kayu
Alat yang dipakai tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan kayu tidak membutuhkan alat khusus. Biasanya yang dipakai yaitu pahat, amplas, gergaji kayu, mesin bubut dan sebagainya

3) Produk kerajinan dari kayu berbasis media adonan
Contoh produk yang mampu dihasilkan ialah sebagai berikut:
Kerajinan Kayu
E. Keramik
Asal kata keramik adalah ‘keramos’ (bahasa Yunani) yang artinya benda pecah belah yang terbentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Indonesia memiliki kerajinan keramik dari berbagai daerah yang berciri khas. Keramik di Indonesia yang kental akan corak budaya yang membedakannya dengan keramik China, Jepang atau Eropa.

1) Bahan kerajinan keramik
Bahan utama yang dipakai ialah tanah liat, maka keramik harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan tanah liat harus diadaptasi dengan rencana pembuatan produk kerajinan seolah-olah tanah liat stoneware dengan bakaran hingga 1300ªC, tanah liat merah atau earthenware dengan bakaran hingga 1000ªC, porcelain dan sebagainya. Bahan gabungan lainnya yaitu kulit, kain, logam dan sebagainya.

2) Alat kerajinan keramik
Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan keramik tidak membutuhkan alat khusus. Biasanya yang dipakai yaitu butsir, rol, spon, tali pemotong, alat putar tangan (handwheell), alat putar kaki, (kickwheell), tungku pembakaran dan sebagainya.

3) Produk kerajinan dari keramik berbasis media gabungan
Contoh produk yang mampu dihasilkan adalah sebagai berikut:
Keramik

LEMBAR KERJA-3 (LK-3)
Menganalisa produk kerajinan berbasis media campuran
Amatilah gambar! Produk kerajinan pada gambar apakah tergolong karya kerajinan berbasis media campuran? Amatilah dengan baik dan buatlah analisa. Apa kesan yang kamu dapatkan?

Perhatikan karya yang menjadi obyek pengamatanmu!
Hasil Kerajinan
  1. Bahan dan teknik apa yang terkandung pada karya? Kerajinan A menggunakan materi bambu dan kain sedangkan kerajinan B memakai bahan Logam dan kayu.
  2. Apakah karya ini tergolong karya kerajinan berbasis media adonan? Ya lantaran kerajinan tersebut menggunakan lebih dari satu bahan dasar.
  3. Apa yang menciptakan karya tersebut berbeda dari yang biasanya? Mengapa? Kerajinan A fungsi utamanya adalah sebagai benda pakai, namun setelah dimodifikasi bukan hanya sebagai benda pakai namun juga sebagai benda hias. Kerajinan B sesudah dipadukan antara bahan logam dan kayu ternyata menjadi benda hias 
  4. Apakah yang menimbulkan produk kerajinan tersebut diubah seakan-akan ini?yang dapat dipakai untuk memperindah ruangan.
  5. Dapatkah kau memvisualisasikan bentuk asalnya ?
  6. Buatlah rancangan produk gres dari yang sudah ada!

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

0 Komentar Untuk "Produk dan Proses Kerajinan Berbasis Media Campuran"

Posting Komentar