IBX5980432E7F390 Teks Nonfiksi Hubungan Makhluk Hidup Dalam Ekosistem - Serhamo - Resep Masakan Sederhana , Resep Masakan Harian Dan Resep Hari Ini

Teks Nonfiksi Hubungan Makhluk Hidup Dalam Ekosistem

Hubungan lebah dan bunga merupakan pola simbiosis mutualisme. Pada hubungan tersebut, baik lebah maupun bunga, sama-sama memperoleh keuntungan. Bunga menghasilkan madu yang merupakan makanan lebah. Lebah membantu proses penyerbukan pada tumbuhan. Pada ketika lebah mengisap madu, kaki-kakinya menyentuh serbuk sari. Serbuk sari yang menempel pada kaki lebah akan terbawa oleh lebah yang masih berkelana dari satu bunga ke bunga yang lain. Saat kaki lebah yang ditempeli oleh serbuk sari tersebut menempel pada putik bunga lain, terjadilah penyerbukan yang kelak akan terjadi proses pembuahan.

Sepenggal tulisan di atas merupakan penggalan dari teks nonfiksi ihwal simbiosis mutualisme yang dapat kita temukan dalam sebuah ekosistem. Buatlah sebuah teks nonfiksi mengenai salah satu simbiosis yang telah kalian pelajari sebelumnya. Sebagaimana yang telah kita pelajari sebelumnya, simbiosis terdiri atas simbiosis mutualisme, komensalisme, dan benaluisme. Pilihlah salah satu bentuk simbiosis dan makhluk hidup yang melaksanakan. Tuliskan teks tersebut di selembar kertas A4 dengan rapi. Perhatikan penggunaan ejaan dan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar.

1. Simbiosis Mutualisme Petani dan Burung Hantu
Hubungan timbal balik yang terjadi pada simbiosi mutualisme yaitu saling menguntungkan. Timbal balik antar individu yang termasuk jenis simbiosis mutualisme terjadi pada dua individu yang sama-sama menerima untung. Sesuai dengan namanya, mutualisme, masing-masing individu akan menerima mutu (untung).

Salah satu acuan simbiosis mutualisme yaitu hubungan antara petani dan burung hantu. Petani menanam padi di sawah untuk mendapatkan gabah sebagai bahan kuliner. Namun sebelum panen datang biasanya tanaman padi diganggu oleh hama tikus sehingga hasil panen berkurang. Para petani merasa kerepotan dalam memberantas tikus dan hasil panen menurun.

Para petani memanfaatkan predator alami hama tikus yaitu burung hantu. Penggunaan burung hantu sebagai pemberantas alami hama tikus itu sudah diterapkan oleh petani di beberapa kawasan.. Keberadaan burung hantu di sekitar ladang petani mampu mengurangi populasi tikus. Burung hantu menerima untuk berupa makanan. Sedangkan petani diuntungkan karenanya berkurangnya hama tikus yang mampu merusak tanaman padi.

2. Simbiosis Komensalisme Tanaman Anggrek pada Pohon Mangga
Dalam suatu ekosistem terdapat beraneka macam komponen biotik dan abiotik yang saling menghipnotis satu dengan lainnya. Adanya interaksi antara komponen biotik dan abiotik di dalam suatu lingkungan tentu akan menyebabkan suatu simbiosis. Dimana di area lingkup biologi sendiri terdapat macam macam simbiosis, mulai dari yang saling untung hingga untung satu pihak saja.

Simbiosis komensalisme yaitu hubungan timbal balik, di mana satu pihak mendapatkan untung sedangkan pihak lain tidak dirugikan maupun diuntungkan. Ada beberapa pola simbiosis komensalisme yang ada di sekitar kita.
 Tanaman Anggrek pada Pohon Mangga
Salah satu pola simbiosis komensalisme adalah interaksi antara tanaman anggrek dengan pohon mangga. Dalam hubungan ini, tanaman anggrek menumpang di pohon manga. Tanaman anggrek akan melekat atau merambat pada pohon mangga dengan tujuan untuk menerima air, sinar matahari dan senyawa lainnya. Semuanya diharapkan untuk melaksanakan fotosintesis.

Tanaman Anggrek hidup menumpang pada pohon mangga tanpa mengganggu proses tumbuh pohon tersebut. Tanaman anggrek mendapatkan tempat untuk tumbuh sehingga diuntungkan. Sedangkan pohon rambutan tidak mendapat untung atau mengalami rugi.

3. Simbiosis Parasitisme Cacing Tambang pada Usus Manusia
Dari sekian banyaknya simbiosis yang ada dalam ruang lingkup biologi ini, terdapat salah satu simbiosis yang merugikan, yaitu simbiosis parasitisme.  Hubungan simbiosis benaluisme adalah kekerabatan timbal balik antar individu, di mana satu pihak menerima untung sedangkan pihak yang lain dirugikan.

Salah satu contoh bentuk relasi simbiosis parasitisme adalah cacing tambang yang berada dalam usus insan. Ada banyak jenis-jenis cacing dalam tubuh insan, bahkan dalam badan hewan sekalipun. Cacing dalam badan manusia ini tentunya adalah cacing parasit yang mampu merugikan tubuh kita.

Cara penularan cacing gelang yaitu bisa menular dari manusia ke manusia lagi melalui makanan yang dipegang dengan tangan yang kotor dan tidak terjaga kebersihanya. Bisa juga disebabkan oleh lalat yang terkontaminasi telur cacing yang hinggap pada makanan kita, yang kemudian tertelan dan masuk kedalam perut.

Cacing tambang pada usus insan memakan sari kuliner yang terdapat di sana. Sehingga menyebabkan manusia tersebut kekurangan gizi. Cacing tambang mendapat untung karena mendapatkan kuliner dari insan, sedangkan manusianya mengalami kerugian karena sari kulinernya diambil.

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

0 Komentar Untuk "Teks Nonfiksi Hubungan Makhluk Hidup Dalam Ekosistem"

Posting Komentar