IBX5980432E7F390 Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan - Serhamo - Resep Masakan Sederhana , Resep Masakan Harian Dan Resep Hari Ini

Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan

Kebergantungan antarmakhluk hidup dan lingkungannya menjadi belahan dari kehidupan di dalam sebuah ekosistem. Tumbuhan menerima energi dari matahari. Hewan menerima energi dari tumbuhan atau binatang lain yang memakan tumbuhan. Tumbuhan berhijau daun sanggup menciptakan
makanan sendiri. Makhluk hidup yang mampu menciptakan kuliner sendiri disebut produsen. Banyak jenis makhluk hidup yang tidak mampu menciptakan kuliner sendiri. Mereka menerima energi dari kuliner yang mereka makan. Makhluk hidup yang memakan kuliner tanpa mampu membuat sendiri disebut konsumen. Beberapa jenis konsumen memakan tumbuhan. Konsumen ini dinamakan herbivor. Konsumen yang memakan hewan sebagai sumber energinya dinamakan karnivor. Ada juga konsumen yang memakan baik tanaman maupun binatang, yang dinamakan omnivor.

Energi mengalir dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain di dalam rantai kuliner. Rantai kuliner yaitu korelasi yang khas antara sekelompok produsen dan konsumen. Konsumen memakan produsen. Produsen melepas energi kepada konsumen. Konsumen itu kemudian menjadi mangsa konsumen yang lain. Mangsa yaitu semua hewan yang diburu untuk dimakan oleh hewan lain. Dengan demikian, mangsa akan melepas energinya kepada pemangsa. Pemangsa atau predator ialah konsumen yang berburu kuliner. Jadi, energi dialirkan dari produsen kepada konsumen di dalam rantai makanan.

Di dalam sebuah ekosistem, terdapat relasi antara beberapa rantai kuliner yang terjadi. Satu jenis hewan dapat terlibat dalam beberapa rantai makanan, demikian juga dengan produsen. Kumpulan dari berberapa rantai makanan di dalam sebuah ekosistem disebut dengan jaring-jaring makanan. Di dalam jaring-jaring makanan, jumlah binatang yang terlibat makin banyak dan energi yang mengalir juga makin kompleks. Pada jaring-jaring kuliner, dimungkinkan terjadi persaingan antarmakhluk hidup, baik di dalam rantai kuliner, maupun di dalam jaring-jaring makanan. Setiap komponen yang ada dalam jaring-jaring kuliner saling memengaruhi satu dengan yang lain.

Ayo Berlatih
Mencari Arti Kosakata Baru
  1. Garis bawahilah beberapa kosakata baru dari bacaan di atas.
  2. Tuliskanlah kata-kata tersebut di dalam buku catatanmu.
  3. Carilah arti kosakata tersebut dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.
  4. Gunakan kosakata tersebut untuk menyusun dua kalimat lengkap.
No.Kosa Kata Baru Arti
1EkosistemKeadaan khusus tempat komunitas suatu organisme hidup dan komponen organisme tidak hidup dari suatu lingkungan yang saling berinteraksi
2EnergiDaya (kekuatan) yang mampu dipakai untuk melaksanakan aneka macam proses aktivitas, contohnya dapat merupakan bagian suatu bahan atau tidak terikat pada bahan (seperti sinar matahari); tenaga;
3ProdusenPenghasil bahan kuliner
4KonsumenPemakai barang hasil produksi 
5HerbivorHewan pemakan tumbuh-tumbuhan
6PredatorBinatang yang hidupnya dari memangsa binatang lain; hewan pemangsa binatang lain
7KompleksMengandung beberapa unsur yang pelik, rumit, sulit, dan saling bekerjasama
8KomponenBagian dari keseluruhan; unsur:
9MangsaBinatang yang menjadi kuliner binatang buas
10KarnivorHewan pemakan daging (seperti anjing, kucing)
11OmnivorHewan pemakan binatang lain dan tanaman

Membuat Peta Pikiran
Berdasarkan bacaan di atas, temukanlah pokok pikiran utama pada setiap paragraf. Temukanlah kata kunci pada setiap paragraf dan gunakanlah untuk menciptakan cabang utama pada peta pikiranmu. Temukanlah info penting pada setiap paragraf dan gunakanlah untuk melengkapi cabang utama dari setiap paragraf yang telah kau buat sebelumnya.
Peta Pikiran
Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari beberapa rantai kuliner yang siklusnya saling berhubungan. Oleh karena itu, mampu disimpulkan bahwa rantai makanan yaitu potongan dari jaring-jaring kuliner dalam cakupan yang lebih luas lagi.

Pada jaring-jaring makanan organisme yang terkumpul pada jaring-jaring makanan mempunyai beberapa jenis oragnisme yang dapat dipilih menjadi kulinernya. Sedangkan pada rantai kuliner, organisme yang menjadi konsumen hanya memiliki satu pilihan kuliner saja. Meskipun tersedia beberapa, tapi jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan organisme yang ada pada jaring-jaring makanan.

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

0 Komentar Untuk "Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan"

Posting Komentar