IBX5980432E7F390 Membuat Teks Nonfiksi Tentang Ekosistem - Serhamo - Resep Masakan Sederhana , Resep Masakan Harian Dan Resep Hari Ini

Membuat Teks Nonfiksi Tentang Ekosistem

Ekosistem yang ada di dunia dibagi menjadi dua, yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem alami terdiri atas ekosistem air dan ekosistem darat. Ekosistem air terdiri atas ekosistem air tawar dan ekosistem air asin. Ekosistem darat terdiri atas ekosistem hutan, padang rumput, padang pasir, tundra, dan taiga. Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhan insan. Sawah dan bendungan merupakan dua pola ekosistem buatan.

Pilihlah salah satu gambar berikut ini! Buatlah sebuah karangan nonfiksi tentang rantai kuliner dengan menggunakan salah satu binatang dalam gambar tersebut! Gunakan kalimatmu sendiri dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Ekosistem
Berikut ialah daftar kosakata yang dapat kamu gunakan untuk menciptakan karangan nonfiksi perihal ekosistem.
ParagrafPikiran UtamaInformasi Penting
ekosistem lautabiotikpredator
biotikhabitatherbivor
konsumenomnivorperanan interaksi
karnivorekosistem padang rumputprodusen
ekosistem sawahenergimangsa

1. Rantai Makanan Di Ekosistem Padang Rumput
Di dalam setiap ekosistem sudah pasti didalamnya juga ada rantai kuliner. Rantai makanan ialah sebuah tragedi makan dan dimakan antara mahkluk hidup dengan urutan tertentu yang terjadi di dalam sebuah ekosistem..

Dalam sebuah rantai makanan ada yang berperan sebagai produsen, konsumen, dan juga dekompser atau pengurai. Tiap tingkat dari rantai makkaan tersebut dalam sebuah ekosistem disebut dengan tingkat trofik. Pada tingkat trofik pertama disebut sebagai organisme yang sanggup menghasilkan zat makakan sendiri, yaitu tanaman hijau atau organisme autotrof yang sering disebut dengan produsen.
Rantai Makanan Di Padang Rumput

Pada ekosistem padang rumput tumbuhan rumput memproduksi kulinernya sendiri melalui proses fotosintesis. Dengan bantuan sinar matahari rumput sanggup memproduksi kuliner yang lalu tersimpan di dalam tubuhnya. Dalam rantai makanan di padang rumput, rumput berperan sebagai produsen.

Konsumen tingkat I pada ekosistem padang rumput merupakan hewan herbivor atau pemakan tumbuhan. Makanan yang dimakan binatang tersebut akan diubah ke dalam bentuk energi untuk melaksanakan aktivitas dan bereproduksi. Contoh konsumen tingkat I yang ada dalam ekosistem padang rumput adalah belalang.

Konsumen tingkat II dalam ekosistem padang rumput merupakan binatang karnivor yang akan memakan konsumen tingkat I. Makara, konsumen tingkat I merupakan sumber energi bagi
konsumen tingkat II supaya mampu bertahan hidup. Contoh binatang dalam ekosistem padang rumput yang berperan sebagai konsumen tingkat II adalah tikus. Tikus mendapatkan kulinernya dengan cara memangsa belalang.

Konsumen tingkat III dalam ekosistem padang rumput yaitu ular. Ular merupakan binatang yang makanannya ialah binatang lain karena ular merupakan binatang karnivor. Ular memangsa konsumen tingkat II yaitu tikus.

Konsumen tingkat IV pada ekosistem padang rumput ialah burung elang. Burung elang merupakan hewan pemakan hewan lain lantaran elang merupakan hewan karnivor. Elang akan memangsa ular-ular yang berada dalam ekosistem padang rumput..
.
Pada ketika konsumen tingkat IV di dalam ekosistem padang rumput mati, tubuhnya akan membusuk. Pada proses pembusukan, tubuhnya akan diurai oleh mikroorganisme seakan-akan kuman dan jamur. Hasil penguraian ini kemudian akan diubah oleh mikroorganisme dalam tanah untuk menjadi sumber makanan bagi tanaman, seolah-olah rumput.

2. Rantai Makanan Di Ekosistem Hutan
Hutan termasuk contoh ekosistem alami. Keanekaragaman hayati yang terkandung dalam ekosistem ini sangat tinggi. Dalam sebuah ekosistem hutan ada banyak acuan sebagai interaksi antara komponen ekosistem biotik di dalamnya. Salah satu yang paling sering terjadi adalah interaksi makan dan dimakan antar mahluk hidup yang biasa kita kenal dalam istilah rantai makanan.

Pada ekosistem tumbuhan hijau memproduksi kulinernya sendiri melalui proses fotosintesis. Dengan kontribusi sinar matahari tumbuhan mampu memproduksi kuliner yang lalu tersimpan di dalam tubuhnya. Dalam rantai makanan di ekosistem hutan, rumput berperan sebagai produsen.
Rantai Makanan Di Ekosistem Hutan
Konsumen tingkat I pada ekosistem hutan merupakan hewan herbivor atau pemakan tanaman. Makanan yang dimakan binatang tersebut akan diubah ke dalam bentuk energi untuk melakukan aktivitas dan bereproduksi. Contoh konsumen tingkat I yang ada dalam ekosistem hutan adalah kambing hutan.

Konsumen tingkat II dalam ekosistem hutan merupakan binatang karnivor yang akan memakan konsumen tingkat I. Jadi, konsumen tingkat I merupakan sumber energi bagi konsumen tingkat II agar mampu bertahan hidup. Contoh binatang dalam ekosistem hutan yang berperan sebagai konsumen tingkat II yaitu singa. Singa  menerima kulinernya dengan cara memangsa bkambing hutan
.
Pada ketika konsumen tingkat II di dalam ekosistem hutan mati, tubuhnya akan membusuk. Pada proses pembusukan, tubuhnya akan diurai oleh mikroorganisme seakan-akan kuman dan jamur. Hasil penguraian ini lalu akan diubah oleh mikroorganisme dalam tanah untuk menjadi sumber kuliner bagi tanaman.

3. Rantai Makanan Di Ekosistem Laut
Rantai makanan merupakan suatu proses memakan dan dimakan yang terjadi diantara makhluk hidup  mengikuti tingkat trofik tertentu. Selain itu, rantai makanan juga mampu diartikan sebagai suatu perpindahan energi antar makhluk hidup melaui interaksi makan dan dimakan. Rantai kuliner di maritim adalah proses memakan dan dimakan yang terjadi diantara makhluk yang berada di dalam bahari. Fungsi rantai makanan di laut ini yaitu untuk menjaga jumlah makhluk hidup didalamnya biar tetap berkesinambungan.
Rantai Makanan Di Ekosistem Laut
Pada ekosistem maritim fitoplankton memproduksi makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Dengan donasi sinar matahari fitoplankton sanggup memproduksi kuliner yang kemudian tersimpan di dalam tubuhnya. Dalam rantai kuliner di ekosistem bahari, fitoplankton berperan sebagai produsen.

Konsumen tingkat I pada ekosistem laut merupakan hewan herbivor atau pemakan tanaman. Makanan yang dimakan hewan tersebut akan diubah ke dalam bentuk energi untuk melaksanakan aktivitas dan bereproduksi. Contoh konsumen tingkat I yang ada dalam ekosistem laut ialah zooplankton.

Konsumen tingkat II dalam ekosistem maritim merupakan binatang karnivor yang akan memakan konsumen tingkat I. Konsumen tingkat I merupakan sumber energi bagi konsumen tingkat II biar mampu bertahan hidup. Contoh hewan dalam ekosistem maritim yang berperan sebagai konsumen tingkat II yaitu ikan-ikan kecil. Ikan-ikan kecil mendapatkan kulinernya dengan cara memangsa zooplankton.

Konsumen tingkat III dalam ekosistem maritim adalah ikan-ikan besar. Ikan-ikan besar yang ada di maritim merupakan hewan yang kulinernya yaitu hewan lain karena ular merupakan binatang karnivor. Ikan-ikan besar di dalam ekosistem maritim memangsa konsumen tingkat II yaitu ikan-ikan kecil.

Konsumen tingkat IV pada ekosistem maritim adalah paus bergigi. Paus bergigi merupakan binatang pemakan hewan lain karena paus bergigi merupakan hewan karnivor. Paus bergigi akan memangsa ikan-ikan besar yang berada dalam ekosistem laut..
.
Pada ketika konsumen tingkat IV di dalam ekosistem maritim mati, tubuhnya akan membusuk. Pada proses pembusukan, tubuhnya akan diurai oleh mikroorganisme seperti bakteri dan jamur. Hasil penguraian ini kemudian akan diubah oleh mikroorganisme dalam tanah untuk menjadi sumber kuliner bagifitoplankton.

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

0 Komentar Untuk "Membuat Teks Nonfiksi Tentang Ekosistem"

Posting Komentar